Powered By Blogger

Kamis, 25 September 2014

Teks Tanggapan Deskriptif

Pengertian Tanggapan Deskriptif
Deskripsi adalah Tulisan yang berisi suatu paparan yang sampaikan secara jelas dengan tujuan orang yang membacanya seolah-olah mengalaminya sendiri.

Ciri - Ciri Teks Tanggapan Deskriptif
1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu .
2. Penggambaran tersebut dilakukan, sejelas-jelas'y dengan melibatkan kesan indra.
3. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
4. Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna , ukuran , bentuk dan keadaan suatu objek secara terprinci.

Struktur Teks Tanggapan Deskriptif.
---> Identifikasi
---> Klasifikasi/Definisi
---> Deskripsi bagian
1. Identifikasi
    Pada bagian identifikasi berisi ciri-ciri atau penanda terhadap objek yang 
    ditulis.
    Contoh : Sedang menulis tari pendet 
    Dalam bagian identifikasi berisi ciri-ciri tari pendet misal 

2. Klasifikasi Definisi
    Pada paragraf ini berisi pengertian dari objek, asal dan kegunaan
    Pengertian tari pendet, Asal tari pendet, dan kegunaan atau digunakan 
    untuk apa tari pendet.
3. Deskripsi Bagian
    Pada paragraf ini menjelaskan bagian-bagian yang dijelaskan dalam identifikasi.
Misal menulis Tari maka bagiannya antara lain , pakaiannya, gerakannya, penarinya, dan musik iringan.

Rabu, 24 September 2014

KATA HUBUNG

Kata penghubung disebut juga konjungsi atau kata sambung. Kata penghubung adalah kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Kata penghubung antarklausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antarkalimat di awal kalimat ( setelah tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru ), adapun kata penghubung antarparagraf letaknya di awal paragraf.[1]
Macam-macam kata penghubung dan fungsinya :
1.      Menyatakan gabungan : dan, lagi, lagi pula, serta
2.      Menyatakan pertentangan : tetapi, akan tetapi, melainkan, namun, sedangkan, padahal
3.      Menyatakan waktu : apabila, bilamana, ketika, sebelum, sejak, sesudah
4.      Menyatakan tujuan : supaya, agar, untuk
5.      Menyatakan sebab : sebab, karena
6.      Menyatakan akibat : sehingga, sampai, akibat
7.      Menyatakan syarat : jika, kalau, apabila, asalkan
8.      Menyatakan tak bersyarat : walaupun, meskipun, biarpun
9.      Menyatakan pilihan : atau
10.  Menyatakan perbandingan : seperti, bagai, ibarat, serupa
11.  Menyatakan menguatkan : bahkan, apalagi
Masih banyak lagi yang mengidentifikasi hubungan kalimatnya namun untuk mempermudakita menyatakan hubungan apa mungkin cara ini dapat membantu;
Jika kita beranggapan kalimat itu mempunyai hubungan perbandingan maka kita bisa cek dengan pertanyaan " Apa yang dibandingkan?" 
Jika dengan pertanyaan itu dapat terjawab maka benar kalimat itu hubungan perbandingan.
     

PENULISAN KATA YANG DIGABUNG

1. Penulisan antar
    a. antar dipisah jika sebagai kata kerja
        contoh :
                    Antar adikmu ke sekolah.
                    Saya antar kamu sekarang.
   b. antar yang disambung (selain bentuk kata kerja disambung)
       Pertandingan tenis antarnegara itu berlangsung seru.
       contoh lain " antarsekolah, antarteman, antardesa dan lain-lain"

2. Penulisan dua kata yang mendapat awalan dan akhiran.
    Dua kata atau lebih jika mendapat awalan dan akhiran penulisannya harus di sambung
    Contoh
              tanggung jawab (dipisah)
              bertanggung jawab  (dipisah)
              pertanggungjawaban ( digabung karena mendapat "per dan an"

PENULISAN DI

sering orang kebingungan penulisan di yang disambung atau di pisah

di dipisah jika berdekatan makna (dapat diganti ke dan dari)
Contoh :
             di sana = ke sana , dari sana

di yang disambung jika berdekatan makna dengan me
Contoh
           dibuang = membuang (tidak bisa dari buang)
           dibawa = membawa

Selasa, 23 September 2014

KATA DEPAN

Kata depan merupakan kata yang berfungsi mengubungkan antarkata , jadi kata depan tidak dapat berdiri sendiri seperti kata kerja, kata benda . Sedangkan kata hubung berfungsi menghubungkan antarkalimat. ( dibahas di kata hubung)

 Jenis-Jenis kata depan

a. kata depan di menandai hubungan tempat beradanya sesuatu
Contoh :
anak itu menangis di teras

b. Kata depan ke menandai arah yang dituju
Contoh :
Ayah berangkat ke kantor

c. Kata depan dari menandai hubungan asal dan arah dari suatu
tempat
Contoh :
1. Nasi terbuat dari beras (asal)
2. Paman pulang dari kantor (arah suatu tempat)

d. Kata depan oleh menandai hubungan pelaku
Contoh :
 kerja bakti dilakukan oleh seluruh warga

e. Kata depan dengan menandai hubungan cara, alas, dan kesertaan
Contoh :
1. Amir datang ke sekolah dengan tergesa-gesa (cara)
2. Amir datang dengan bus (alat)
3. Amir datang dengan teman-temanya (kesertaan)

f. Kata depan pada menandai hubungan tempat dan waktu
Contoh :
1. Angga terluka pada pelipisnya (tempat)
2. Pada hari Senin sekolah mengadakan upacara bendera (waktu)

KATA BERIMBUHAN

Kata berimbuhan adalah kata dasar yang mendapat imbuhan (awalan, sisipan dan atau akhiran)

Jenis Awalan
  1. me dan variasinya ( mem, men, meny, menge, menye)
      Jika kata dasar yang diawali huruf  " K,P,T, dan S " bertemu awalan me makan akan luluh.
      Bentuk menge dan menye digunakan jika kata dasar satu suku kata " lap" mengelap.
      contoh kapur -> me + kapur  = mengapur
2. ber
    awalan ber jika bertemu kata yang diawali huruf " r dan suku kata er setelah huruf pertama "
    menjadi be
    contoh kerja -> ber + kerja = bekerja
3. awalan yang lain seperti di, ke dll.

Akhiran
 Akhiran adalah imbuhan yang terletak di belakang kata
 bentuk akhiran  akhiran " an, i, kan, nya"
 Contoh
 naik + an = naikkan

Selain berdiri sendiri awalan dan akhiran dapat secara bersamaan digunakan.

me + lap + kan = mengelapkan.





MATERI SEMESTER I 2015

1. Teks observasi, deskriptif , dan eksposisi
    Kompetensi
    1. Dapat menuliskan dan menentukan paragraaf  yang memuat bagian struktur teks
        Contoh : Struktur teks Definisi umum terdapat pada paragraf...
2. Frasa
    Siswa dapat menentukan frasa yang terdapat dalam kalimat atau paragraf..
3. Dapat menentukan kalimat yang menggunakan kata depan dan kata hubung.
4. Dapat menentukan kata berimbuhan
5. Dapat menentukan jenis kata (kata benda, Kerja, Kata sifat).
6. Dapat menentukan kata yang baku dan tidak
7. Kalimat majemuk
    Kalimat majemuk setara.
      - Siswa dapat menentukan dan membuat kalimat majemuk setara.
    Kalimat majemuk bertingkat
     - - Siswa dapat menentukan dan membuat kalimat majemuk bertingkat.
8. Menentukan jabatan kalimat S P O K
9. Menentukan penggunaan Imbuhan
10. Kalimat tunggal dan kalimat luas.
11. Kata ulang